Alat ukur adalah suatu benda atau alat untuk mengukur satuan suatu benda sesuai standar atau satuan ukur. Dalam proses pembuatan besi plat atau baja plat terdiri dari beberapa produk dengan kategori berbagai ketebalan, namun untuk melakukan inspeksi atau pengecekan ukuran ketebalan besi atau baja dapat dilakukan dengan dua cara yaitu cara manual adalah dengan cara melakukan pengukuran setelah produksi yang dilakukan oleh manusia dengan alat ukur, atau dengan cara otomatis adalah dengan bantuan sensor ketebalan otomatis (thickness sensors), cara ini dapat dilakukan pada saat setelah pencetakan atau setelah produksi bisa diukur dalam besi atau baja dalam keadaan panas, banyak keuntungan yang dapat dilakukan dengan sistem otomatis ini, baik dari segi ekonomis karna dapat menekan biaya produksi ataupun kecelakaan kerja, dan dapat menghemat waktu dalam proses quality control (QC).
Prinsip operasi pengukuran ketebalan berupa prinsip dimensi, pengukuran ketebalan geometrik didasarkan pada satu sensor jarak optik pada setiap sisi material. Jarak atau rentang kedua sensor ditentukan dalam proses kalibrasi, berdasarkan standar pengukuran bersertifikasi. Dimana ketebalan ditambahkan ke jumlah sinyal sensor untuk menentukan rentang operasi saat ini. Sensor 2D tidak hanya memproses satu titik pengukuran. Dalam proses kalibrasi yang dijelaskan di atas, sistem koordinat sensor yang dipasang di bagian atas dan bawah disinkronkan. Untuk pengukuran ketebalan selama produksi, perbedaan antara jumlah sinyal jarak dan nilai kisaran ditentukan. Sistem ini dirancang secara mekanis dalam bentuk C-frame atau O-frame. Kedua laser harus diproyeksikan secara merata ke sisi atas dan sisi belakang material untuk mencapai pengukuran ketebalan yang akurat. Sensor dikalibrasi pabrik dengan menggunakan alat optoelektronik dan prosedur yang dipatenkan, yaitu penyimpangan linearitas ditentukan di seluruh rentang kerja dan fungsi koreksi dihitung. Inovasi “Discrete laser line” Ketika berbicara tentang pengukuran ketebalan optik, sensor titik laser konvensional, sensor triangulasi garis dan sensor garis laser (= sensor profil / pemindai laser) harus dibedakan. Dengan sensor triangulasi garis (OPTONCDT LL), sinar laser berbentuk titik oval dilebarkan menggunakan lensa silinder khusus dan diproyeksikan ke target sebagai garis. Titik cahaya diserap oleh array penerima dan dievaluasi.
Click Here To Start Whatsapp Chat
