Isolator untuk saluran transmisi diklasifikasikan menurut penggunaan dan konstruksinya menjadi isolator gantung (suspension), jenis pasak (pin-type), jenis batang panjang (long-rod) dan jenis possaluran (line-post). Gandengan isolator gantung pada umumnya dipakai pada saluran transmisi tegangan tinggi,sedang isolator batang panjang dipakai di tempattempat dimana pengotoran udara karena garam dan debu banyak sekali. Kedua jenis yang lain dipakai pada saluran transmisi yang relatif rendah (kurang dari 22-33 kV).
Sistem jaringan transmisi tenaga listrik 70 kV berperan menyalurkan energi listrik ke pusat-pusat beban (konsumen) melewati sistem distribusi tegangan menengah 20 kV, oleh karena itu keandalan sistem jaringan transmisi haruslah mendapat perhatian penting untuk menjamin kontinuitas pelayanan terhadap konsumen. Salah satu komponen yang sangat penting dalam penyaluran energi listrik adalah isolator. Isolator ini berfungsi sebagai pemisah bagian-bagian yang bertegangan serta penahan dan penopang kawat saluran (Manjang dan Herman,2007). Faktor utama yang dapat mengakibatkan kegagalan isolator adalah polutan yang menempel pada isolator, keadaan ini dapat mengakibatkan terjadinya arus bocor, sehingga memicu terjadinya kegagalan flashover.
Click Here To Start Whatsapp Chat
